Sabtu, 09 Maret 2013

Berjabat Tangan Dengan Wanita yang Bukan Muhrim


         Sory sob mungkin ini gw lagi bagi-bagi ilmu aje semoga bermanfaat bagi kite semua sob selamat menikmati sob :) (y) . Pada zaman sekarang jabat tangan antara laki-laki dengan perempuan hampir sudah menjadi tradisi. Tradisi tak jelas itu mengalahkan ahklak islami yang semestinya ditegakkan. Bahkan mereka menganggap kebiasaan itu jauh lebih baik dan lebih tinggi nilainya dari pada syari'at Allah Tabaroka Ta'ala yang mengharamkan. Sehingga jika salah seorang dari mereka anda ajak dialog tentang hukum syari'at dengan dalil-dalil yang kuat tentang berjabat tangan dan jelas tentu serta ia akan menuduh anda orang kolot, ketiggalan zaman, kaku, sulit beradaptasi, ekstrim, hendak memutuskan tali silahturrahmi, menggoyahkan niat baik dan seterusnya atau sebagainya.
          Sehingga dalam masyarakat kita ini sob, berjabat tangan dengan anak (perempuan), paman atau bibi dengan istri saudara atau istri paman baik dari pihak ayah maupun ibu lebih mudah dari pada minum air. Seandainya mereka melihat secara jernih dan penuh pengetahuan tentang bahaya persoalan tersebut menurut syar'i tentu mereka tidak akan melakukan hal tersebut. Rasullullahu Shallallahu'alaihi wasalallam bersabda : “Sungguh ditusuk kepala salah seorang dari kalian dengan jarum dari besi lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR At-Thabrani dalam shahihul jami' hadist no : 4921).
      Kemudian tidak diragukan lagi, hal ini termasuk zina tangan sebagaiman disabdakan oleh Rasullullah Shallallahu'alaihi wasalallam :
          “Kedua mata berzina, kedua tangan berzina, kedua kaki berzina, dan kemaluanpun berzina” (HR Ahmad, 1/421; shahihul jami' : 4126)
         Dan, adakah orang yang hatinya lebih bersih dari hati Nabi Shallallahhu'alaihi wasalallam?Namun beliau mengatakan :
          “Sesungguhnya aku tidak menyentuh tangan dengan wanita” (HR Ahmad, 6/357 dalam shahihul jami' hadist no : 2509)
        Beliau shallallahu'alaihi wasalallam juga bersabda : “Sesungguhnya aku tidak menjabat tangan wanita” (HR At-Thabrani dalam Al-Kabir : 24/342, shahihul jami' :70554)
        Dan dari Aisyah Radliallahu Anha, dia berkata : “Dan demi Allah, sungguh tangan rasullullah SAW tidak (pernah) meyentuh tangan perempuan sama sekali, tetapi beliau membaiat mereka dengan perkataan” (HR Muslim, : 3/1489)
        Mungkin ini aja dari gw sob kalau ada salah atau ada yang gk *SREK* dengan tulisan gw mohon maaf aj, kalau bisa tolong dikritik apa yang gw tulis sob, trus masukan jangan lupa mungkin ini aj  dari gw sob, sekian wassalam..........>?><>>?><. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar